Paragraf argumen
PKM bukan Program Korupsi Mahasiswa,
melainkan Program Kreativitas Mahasiswa yang dibuat atau diselenggarakan oleh
Dikti untuk memacu kreativitas mahasiswa. PKM diselenggarakan bukan untuk
dijadikan ajang pencarian dana oleh mahasiswa yang justru mengesampingkan
tujuan awal pembuatan PKM menjadi tujuan pribadi yang bersifat materialistis.
Dari pengamatan dan contoh-contoh proposal PKM terlihat sangat jelas terjadi
penggelembungan dana pada lampiran estimasi biaya yang di luar nalar. Banyak
mahasiswa yang berlomba-lomba membuat proposal PKM yang hanya didasarkan atas
tujuan atau kepentingan pribadi, tidak berupaya menghasilkan suatu bentuk
kreativitas baru yang dapat bermanfaat. Hal tersebut terjadi karena kurang
selektifnya Dikti dalam meloloskan estimasi-estimasi biaya yang sebenarnya
tidak sesuai. Mengacu dari hal tersebut, seharusnya Dikti dapat lebih selektif
dalam menyeleksi mana-mana proposal yang benar-benar memenuhi kriteria yang
ditentukan dengan estimasi biaya yang seimbang, sehingga mahasiswa akan lebih
terpacu tidak karena besarnya biaya yang akan dikucurkan melainkan bagaimana
hasil kreativitasnya tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat. Kesadaran yang
tinggi dari mahasiswa mengenai tanggung jawabnya juga harus benar-benar
ditekankan melalui laporan pertanggungjawaban nantinya. Mahasiswa jangan
dilatih untuk bagaimana caranya mendapat banyak kucuran dana, melainkan harus
benar-benar diawasi pelaksanaan proposalnya tersebut sebagai bentuk tanggung
jawabnya. Jadi, perlu diingat bahwa PKM bukan Program Korupsi Mahasiswa
melainkan Program Kreativitas Mahasiswa.(farizqo)
hmmm ada benernya juga,mungkin yang harus lebih dikoreksi dalam mekanisme pembiayaannya itu kali ya. kadang2 kan mungkin mahasiswanya juga antisipasi kalo terjadi sesuatu
BalasHapus