Minggu, 23 Desember 2012

Jurang PGSD


Paragraf Deskripsi

Jurang kampus Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Ngaliyan adalah dataran tanah yang curam dan menyeramkan terletak di belakang kandang sapi. Terlihat alang-alang yang menawan, pohon-pohon yang rindang. Di musim hujan seperti ini, genangan-genangan air terlihat jelas kuning keorenan. Terdapat rumah penduduk sekitar dengan tidak merasa takut jika tanah setinggi itu longsor. Lahan-lahan dijadikan sebagai tempat perkebunan masyarakat sekitar sebagai sumber mata pencarian. Terlihat sosok lelaki tua yang sedang merawat kebunnya. Sampah sekitar jurang tersebut juga menghiasi suasana jurang dengan aroma yang tidak sedap dan menusuk hidung para pengamat jurang. Itulah jurang PGSD Ngaliyan.(Siti Khamdanah)

Jurang PGSD


Paragraf Deskripsi

            Jurang PGSD memiliki pemandangan yang cukup indah. Banyak tumbuhan yang hidup di tebing jurang yang sudutnya hampir 90o. Tumbuhan-tumbuhan itu berupa tumbuhan liar yang hidup secara berdampingan, seperti: singkong, kersen, petai cina, rerumputan, dan lain sebagainya. Namun ada pemandangan yang kurang sedap dipandang mata, yaitu di sudut tertentu terdapat sampah-sampah  yang aromanya kurang enak. Namun, ada pemandangan yang berbalik 180o yaitu beberapa hewan yang merasa nyaman tinggal di sini, contohnya burung dengan kicauan merdunya di sore hari  yang menentramkan dan mendamaikan hati.(Nila Septy Arimbi)

Jurang PGSD


Paragraf Deskripsi

            Jurang PGSD memiliki pemandangan yang cukup indah. Banyak tumbuhan yang hidup di tebing jurang yang sudutnya hampir 90o. Tumbuhan-tumbuhan itu berupa tumbuhan liar yang hidup secara berdampingan, seperti: singkong, kersen, petai cina, rerumputan, dan lain sebagainya. Namun ada pemandangan yang kurang sedap dipandang mata, yaitu di sudut tertentu terdapat sampah-sampah  yang aromanya kurang enak. Namun, ada pemandangan yang berbalik 180o yaitu beberapa hewan yang merasa nyaman tinggal di sini, contohnya burung dengan kicauan merdunya di sore hari  yang menentramkan dan mendamaikan hati.(Nila Septy Arimbi)

Gedung Baru PGSD


Paragraf Deskripsi


            Dentuman-dentuman palu datang dari suatu tempat, berasal dari megahnya bangunan PGSD yang setengah jadi. Tembok yang kokoh menopang lantai di atasnya dengan sambungan-sambungan besi yang saling merangkap antara satu dengan yang lain. Beberapa pekerja yang masih terlihat bertenaga sedang menggergaji kayu dan juga saling komando, sangat terlihat jelas kekompakan mereka dalam membangun bangunan yang megah tersebut. Terlihat beberapa cahaya seperti percikan api menghiasi sudut gedung tersebut, percikan yang berasal dari reaksi karbit dengan batang besi dalam proses reaksi pembakaran yang umumnya disebut pengelasan. Bata putih yang besar tersusun rapi di ruangan lantai dasar bagaikan membentuk labirin yang belum selesai, bata yang sebenarnya akan menjadi tembok yang kokoh yang akan memperlihatkan kemegahannya. Hari sudah sore, namun aktivitas pembangunan gedung baru PGSD tersebut masih berlangsung. Matahari mulai tak menampakkan spektrum cahayanya, akan tetapi semangat pekerja masih membara di atas gedung memasang tumpukan-tumpukan kayu di atas besi-besi yang mejulang tinggi. (Farid Hilmi Rosidi)

Jurang PGSD


Paragraf Deskripsi

Jurang yang berada di belakang kampus PGSD Unnes merupakan jurang yang terbentuk akibat adanya penambangan tanah secara liar yang dilakukan oleh oknum tertentu. Jurang yang terlihat dengan bentuk tebing yang curam dan terjal serta berstruktur tanah yang padat dan keras, kini semakin memprihatinkan. Hanya terdapat sedikit vegetasi di sekitarnya yang hanya berupa ilalang. Struktur tanah yang menyusun tebing tersebut berwarna cokelat kemerahan yang menandakan bahwa jurang tersbut merupakan jurang yang bertanah cadas. Terdapat beberapa jenis vegetasi tumbuhan di dinding-dinding jurang dan terlihat jelas geratan-geratan alat berat di dinding jurang sisa penambangan liar.(Moh. Farizqo Irvan)

PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) atau Program Korupsi Mahasiswa


Paragraf argumen
Akhir-akhir ini para mahasiswa disibukkan dengan sebuah tugas yang ada kaitannya dengan masyarakat. Program yang dimaksud itu adalah PKM atau Program Kreativitas Mahasiswa. Program ini mulanya ditetapkan untuk dibuat dengan tujuan yaitu agar para Mahasiswa dapat menuangkan segala ide, gagasan dan apresiasinya untuk menyejahterakan masyarakat, namun apakah alasan dalam pembuatan PKM hanya sebatas itu saja? Mungkin pertanyaan itu sangatlah tepat jika ditujukan kepada mereka para pembuat PKM, yaitu mahasiswa.
Namun pada waktu dekat ini istilah PKM justru berubah makna yaitu yang semula memiliki arti Program Kreativitas Mahasiswa berubah menjadi Program Korupsi Mahasiswa. Hanya terdapat sedikit sekali perbedaan apabila arti tersebut dilihat dari tulisannya. Namun perbedaan yang sedikit tersebut yaitu yang hanya satu kata, antara kata “kreativitas” dengan kata “korupsi”. Perbedaan itu justru memunculkan sebuah tanda tanya besar, khususnya di lingkungan masyarakat.
Mengapa dikatakan Program Korupsi Mahasiswa? Iya, pada dasarnya kebanyakan mahasiswa dalam membuat PKM dikarenakan ingin mendapatkan uang banyak dengan cara yang mudah. Mengapa dikatakan mudah? Lantaran pembuatan PKM itu cukup sederhana, hanya dengan mencari sebuah ide atau gagasan yang nantinya dengan ide tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat dan para mahasiswa, selanjutnya ide tersebut dituangkan ke dalam sebuah proposal, yang kemudian proposal tersebut diajukan ke Dikti hingga melalui beberapa tahapan berikutnya.
Selanjutnya apabila proposal tersebut telah lolos maka dari pihak pusat akan memberikan sejumlah uang yang sudah tertera di dalam proposal tersebut, dan biasanya jumlah uang yang mahasiswa sertakan di dalam proposal tersebut sangatlah kurang sesuai dengan ide yang diajukan. Dari situlah terjadi penggelembungan sebuah dana oleh para mahasiswa. Apakah hal tersebut dapat dikatakan baik? Jawabannya adalah tidak, karena sebenarnya PKM dibuat dengan tujuan yang mulia yaitu menyejahterakan masyarakat melalui otak mahasiswa, jadi tindakan penggelembungan dana tersebut tidaklah seharusnya dilakukan oleh para mahasiswa.
Oleh  karena itu, sudah seharusnya para mahasiswa menyadari letak kesalahan mereka dalam pembuatan PKM, dan sebaiknya dalam pembuatan PKM para mahasiswa berusaha dengan sungguh-sungguh dalam menuangkan idenya dalam sebuah proposal. Kembalikanlah makna PKM menjadi Program Kreativitas Mahasiswa yang sebenarnya.( Retno Palupi )

PKM (Program Korupsi Mahasiswa) = Pemborosan Negara?


Paragraf argumentasi

            PKM pada hakikatnya merupakan Program Kreativitas Mahasiswa yang diadakan oleh Dikti sebagai wadah mahasiswa untuk menuangkan ide dan gagasan kreatif atau untuk belajar memecahkan permasalahan tertentu yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seiring berjalannya waktu PKM tersebut tidak hanya menjadi wadah kreativitas, tetapi merambah pada ketidakjujuran mahasiswa dalam menuliskan dana proposal. Penggelembungan dana tersebut dilakukan dengan berbagai alasan, di antaranya dengan adanya penggelembungan itu mereka mendapatkan keuntungan yang cukup menjanjikan. Karena alasan material ini mereka melakukan kecurangan-kecurangan yang pada akhirnya justru menjadi bumerang terhadap diri mereka sendiri. Bagaimana tidak? Dengan ketidakjujuran itu telah menggoreskan dosa di mata Tuhan dan diri mereka sendiri. Orientasi mereka bukan didasari untuk menambah ilmu mereka, tetapi telah berkembang pada orientasi yang salah yaitu hanya mengharapkan materi yang akan diraih. Maka tidak heran jika banyak proposal yang dikirim kepada Dikti. Sangat disesalkan apabila inilah realita yang terjadi di lapangan. Seharusnya ada pihak-pihak tertentu yang memberikan arahan dan meluruskan niat mahasiswa membuat PKM tidak hanya berorientasi kepada materi semata. Dengan adanya realita ini, alangkah lebih baik jika niat tersebut kita tanamkan mulai dari diri kia sendiri yang merupakan anggota maupun fungsionaris Warkop DKI.(Nila Septy Arimbi)

PKM (Program Korupsi Mahasiswa), Benarkah?


 (Paragraf argumentasi )

            Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM merupakan program yang diselenggarakan  oleh Dikti, guna menciptakan sosok-sosok pemuda, dalam hal ini mahasiswa, untuk berpikir kritis dan dapat memecahkan persoalan-persoalan dalam masyarakat, tetapi dalam implementasinya para mahasiswa sering menjadikan progam ini sebagai lahan bisnis yang sangat menjanjikan. Mereka berpendapat bahwa dengan lolosnya PKM yang dibuat, maka otomatis akan mendapatkan kucuran dana segar dari pemerintah, yang pada dasarnya dana tersebut merupakan dana untuk mengembangkan program-program PKM, tetapi belakangan ini sering terjadi penggelembungan dana dalam penyusunan estimasi dana yang dibutuhkan untuk menunjang program tersebut. Hal ini tentu saja sangat memprihatinkan, bagaimana tidak? Pemerintah memiliki harapan besar bagi mahasiswa yang program kreativitasnya menarik dan lolos seleksi Dikti, namun dengan adanya kegiatan penggelembungan dana tersebut, menunjukkan betapa kurangnya pendidikan karakter mahasiswa Indonesia sekarang ini.
            Mahasiswa merupakan Agent of Change bagi masyarakat, oleh sebab itu mahasiswa harus senantiasa bersikap jujur dalam hal sekecil apapun termasuk dalam penyusunan estimasi dana pembuatan PKM. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah (Dikti) harus lebih teliti dalam menyeleksi Program Kreativitas Mahasiswa, terutama dalam penyusunan rincian biaya yang dibutuhkan untuk menunjang program-program PKM, jika ditemukan adanya penggelembungan dana, mereka harus bersikap bijaksana dengan cara, apabila PKM yang di dalamnya terdapat penggelembungan dana, Dikti harus menyesuaikan dana yang akan diberikan untuk menunjang program dengan biaya yang sesungguhnya. Selain itu mereka harus senantiasa melakukan pemantauan pada penerapan serta pengaplikasian dari program PKM yang lolos.(Muhammad Fatkhurrohman)

PKM Bukan Program Korupsi Mahasiswa


Paragraf argumen 


            PKM bukan Program Korupsi Mahasiswa, melainkan Program Kreativitas Mahasiswa yang dibuat atau diselenggarakan oleh Dikti untuk memacu kreativitas mahasiswa. PKM diselenggarakan bukan untuk dijadikan ajang pencarian dana oleh mahasiswa yang justru mengesampingkan tujuan awal pembuatan PKM menjadi tujuan pribadi yang bersifat materialistis. Dari pengamatan dan contoh-contoh proposal PKM terlihat sangat jelas terjadi penggelembungan dana pada lampiran estimasi biaya yang di luar nalar. Banyak mahasiswa yang berlomba-lomba membuat proposal PKM yang hanya didasarkan atas tujuan atau kepentingan pribadi, tidak berupaya menghasilkan suatu bentuk kreativitas baru yang dapat bermanfaat. Hal tersebut terjadi karena kurang selektifnya Dikti dalam meloloskan estimasi-estimasi biaya yang sebenarnya tidak sesuai. Mengacu dari hal tersebut, seharusnya Dikti dapat lebih selektif dalam menyeleksi mana-mana proposal yang benar-benar memenuhi kriteria yang ditentukan dengan estimasi biaya yang seimbang, sehingga mahasiswa akan lebih terpacu tidak karena besarnya biaya yang akan dikucurkan melainkan bagaimana hasil kreativitasnya tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat. Kesadaran yang tinggi dari mahasiswa mengenai tanggung jawabnya juga harus benar-benar ditekankan melalui laporan pertanggungjawaban nantinya. Mahasiswa jangan dilatih untuk bagaimana caranya mendapat banyak kucuran dana, melainkan harus benar-benar diawasi pelaksanaan proposalnya tersebut sebagai bentuk tanggung jawabnya. Jadi, perlu diingat bahwa PKM bukan Program Korupsi Mahasiswa melainkan Program Kreativitas Mahasiswa.(farizqo)

Solusi Penyalahgunaan PKM


Paragraf Argumentasi

PKM atau Program Kreativitas Mahasiswa merupakan program dari Dikti untuk memajukan tingkat kreativitas mahasiswa, program tersebut berbentuk seperti proposal yang berisi penelitian atau aktivitas yang menggambarkan suatu bentuk kreativitas yang akan dihasilkan oleh mahasiswa yang bermanfaat untuk masyarakat. Proposal  tersebut juga mencakup rincian dana yang diperlukan untuk mewujudkan kreativitas masing – masing kelompok mahasiswa. Namun program positif tersebut sering disalahgunakan atau dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok dengan cara menggelembungkan rincian dana. Hal ini tentu ada pengaruh negatif bagi mahasiswa, yang seharusnya dapat mengoptimalkan daya kreativitas namun secara tidak langsung juga membentuk karakter mahasiswa yang tidak jujur yang mungkin ke depannya menjadi bentuk korupsi di instansi tertentu yang akan ditempati mahasiswa tersebut. Mungkin sebagian mahasiswa melakukan hal tersebut untuk hal positif seperti membayar kos, membayar biaya kuliah semesteran, atau untuk biaya hidup. Akan tetapi tidak sedikit juga mahasiswa yang melakukannya untuk hal-hal yang kurang baik, misalnya hanya untuk bersenang-senang, membeli barang-barang mewah, dan untuk modal judi bola. Program tersebut memang membuka celah untuk meningkatkan pemikiran-pemikiran baru atau modifikasi yang diwujudkan dengan bantuan dana pemerintah. Tak dipungkiri juga program tersebut membuka celah yang dapat merusak kepribadian mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change). Seharusnya pemerintah juga menganalisis hal tersebut, jangan dibiarkan terus berlarut begitu juga namun harus segera diadakan pembenahan. Ada beberapa cara agar mahasiswa tidak memanfaatkan program tersebut untuk hal-hal yang bukan seharusnya, di antaranya melalui pemberian dana dengan jumlah tertentu sebagai penghargaan kepada mahasiswa yang berpartisipasi dalam program tersebut sehingga mampu menekan kecurangan penggelembungan dana. Dilakukan monev serta pengawasan yang baik dari pihak tertentu supaya tidak terjadi penyalahgunaan. Pemberian motivasi serta pembekalan secara berkala juga dilakukan agar mahasiswa terarah dan tidak menggunakan dana untuk hal tertentu dengan alasan yang tidak masuk akal. Dengan demikian diharapkan mampu menekan jumlah mahasiswa yang melakukan kecurangan tersebut.(Farid Hilmi Rosidi)

PKM Bukan Ajang Korupsi Mahasiswa



Paragraf Argumentasi

         PKM, merupakan Program Kreativitas Mahasiswa. Diharapkan dari program ini tidak lain yaitu untuk meningkatkan kreativitas para mahasiswa. Di samping untuk tujuan tersebut, melalui program ini diharapkan para mahasiswa memiliki ide untuk memecahkan suatu masalah. Namun, seiring banyaknya mahasiswa yang tertarik dengan program ini, semakin banyak pula perbuatan-perbuatan yang menyeleweng dari tujuan program ini. Salah satunya yaitu penggelembungan dana dari suatu aksi atau program yang akan dilaksanakan. Perbuatan ini muncul karena terdapat dana yang akan diterima mahasiswa jika proposal yang mereka laporkan itu diterima oleh Dikti. Semakin banyak dana yang disalahgunakan, semakin rusak pula kepribadian dari seorang mahasiswa. Oleh karena itu, perlu adanya suatu kebijakan untuk mencegah hal tersebut. Salah satunya adalah pengecekan dengan teliti. Sebelum dilakukan pengiriman proposal, hendaknya panitia atau penanggungjawab mengecek secara detail apakah barang atau benda yang dibeli sesuai dengan harganya. Pengecekan harga dapat dilihat di nota pembayaran barang atau produk. Jadi, setiap barang atau produk yang dibeli harus menggunakan nota. Apabila suatu barang tidak menggunakan nota, maka hal tersebut wajib menjadi penilaian atau catatan tersendiri bagi panitia atau penanggungjawab. Sehingga tujuan dari PKM yang merupakan peningkatan kreativitas mahasiswa tidak berubah menjadi Program Korupsi Mahasiswa.(Wahyu Kartika Dewi)


Lukisan dari Sebuah Jurang


Oleh Wahyu Kartika Dewi

            Warna hijau menghampar di tanah ini. Sekumpulan rerumputan dan pohon- pohon tertata tidak rapi. Hawa sejuk dan angin yang berhembus sepoi- sepoi terasa di tubuhku. Tanah yang memiliki ketinggian yang cukup ini terlihat indah. Meskipun banyak pepohonan dan semak-belukar, di bawah jurang ini terdapat rumah-rumah penduduk. Tampak beberapa kotak- kotak tanah yang membentuk beberapa petak sawah. Di sekitar petak- petak sawah itu ada sebuah gubuk. Gubuk kecil itu terbuat dari pohon bambu. Pohon-pohon yang menjulang tinggi menambah asri pemandangan jurang. Terlihat beberapa penduduk berlalu-lalang dengan menggunakan sepeda motor. Mereka berjalan mengikuti belokan-belokan jalan. Burung-burung tampak beterbangan mengelilingi langit sore. Tampak langit kelihatan mendung sehingga mengisyaratkan hujan akan turun.

Rabu, 05 Desember 2012

Lomba Essai Aku dan Kedokteran Gigi


http://www.info-lomba.com/2012/11/lomba-essai-aku-dan-kedokteran-gigi.html

Gebyar Sastra Kartunet 2012: kompetisi menulis cerpen, puisi, cerita lucu tentang disabilitas berhadiah total 18jt
Iklan by: Kartunet.com

Ini info dari sobat kita di Unpad Kawan....
Lomba Esai
Tema : Aku dan Kedokteran Gigi
Esai ini

LKTI 1st Decade of Dinamit



Gebyar Sastra Kartunet 2012: kompetisi menulis cerpen, puisi, cerita lucu tentang disabilitas berhadiah total 18jt
Iklan by: Kartunet.com
LOMBA KARYA TULIS ILMIAH TINGKAT NASIONAL

Tema
“ Keberlanjutan Pengelolaan Sumber Daya Mineral dan Batubara untuk Kemakmuran Bangsa Indonesia serta Menuju Pertambangan Indonesia yang Lebih Baik ”

Diadakan oleh:
HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK PERTAMBANGA

MAJU


Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti
Sudah itu mati.

MAJU

Bagimu Negeri
Menyediakan api.

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai


Maju
Serbu
Serang
Terjang

(Februari 1943)
Budaya,
Th III, No. 8
Agustus 1954

PERSETUJUAN DENGAN BUNG KARNO



Ayo ! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janji
Aku sudah cukup lama dengan bicaramu
dipanggang diatas apimu, digarami lautmu
Dari mulai tgl. 17 Agustus 1945
Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimu
Aku sekarang api aku sekarang laut

Bung Karno ! Kau dan aku satu zat satu urat
Di zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayar
Di uratmu di uratku kapal-kapal kita bertolak & berlabuh

(1948)

Liberty,
Jilid 7, No 297,
1954

Lomba Menulis Esai “Kontribusi Mimpimu untuk Cirebon” (DL: 27 Januari 2013)



Ketentuan Umum Lomba Esai 
Peserta tidak dikenakan biaya apapun (gratis);
Peserta terbuka untuk pelajar SMA/SMK sederajat;
Karya yang dikirim merupakan hasil karya sendiri serta belum pernah dipublikasikan atau dilombakan sebelumnya;
Terdapat kesesuaian dengan tema yang telah diberikan;
Setiap karya tidak mengandung sara atau unsur pornografi;
Karya dikirim dalam bentuk softcopy ke alamatlombacuf2013@yahoo.com dengan subjek